-->

[ADS] Top Ads

Panduan Download Aplikasi Dapodik 2022.a Terbaru [Update Sekolah Penggerak]

Daftar isi [Tampil]

Dapodik atau Data Pokok Pendidikan merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kemdikbud. Tujuannya agar tiap-tiap sekolah dapat melaporkan data terbaru secara cepat, online, dan real time. Dengan manfaatnya yang besar, ternyata Dapodik telah mengalami banyak pembaruan sampai hari ini.

Pembaruan Aplikasi Dapodik 2022

Sebelumnya, Dapodik versi 2022 mengalami sedikit gangguan melalui adanya serangan bug. Hal ini tentu cukup mengganggu proses pemutakhiran data semester pertama di tahun ajaran 2021/2022. Kemdikbud mulai meluncurkan aplikasi terbarunya untuk mengatasi permasalahan yang ada.

panduan lengkap aplikasi dapodik 2022a
panduan lengkap aplikasi dapodik 2022a

Terdapat beberapa perbaikan dari Dapodik 2022 yang mencakup kelengkapan-kelengkapan sistem di bawah ini:


  • Pembaruan untuk mengakomodir pembelajaran bagi Sekolah Penggerak dalam jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.
  • Perbaikan dalam rangka pembukaan input nilai UPK untuk jenjang PKBM/SKB. Fitur ini ditujukan bagi satuan pendidikan yang belum mengisikan nilai UPK para peserta didik.
  • Perbaikan bugs ketika meluluskan jenjang KB, TPA, serta SPS.
  • Tambahan atribut jumlah kelayakan pada data alat periodic.
  • Penambahan atribut terhadap alamat jalan, kode pos, RW, RT, desa/kelurahan, nama dusun, lintang, bujur, serta wilayah pada formulir tanah.
  • Tambahan beberapa atribut yang berguna untuk keperluan pemangku kepentingan pada riwayat sertifikasi GTK.
  • Penambahan atribut sub-ruang pada formulir ruang khusus jenjang SMK.
  • Perbaikan validasi dalam pengecekan nama peserta didik serta nama ibu kandung yang mengandung chart “tab dan enter. Fitur ini hanya dapat dibuka pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022.
  • Penambahan panjang karakter atribut nomor peserta ujian maupun nomor SKHUN pada formulir registrasi peserta didik.
  • Penambahan atribut jenis bidang usaha pada formulir bidang usaha khusus bagi jenjang SMK.
  • Perbaikan pada perubahan proses bisnis penginputan data ruang dan sub-ruang untuk jenjang pendidikan SMK.
  • Perbaikan pada penyesuaian validasi pembelajaran paradigma baru.
  • Penambahan tabel dinamis yang bermanfaat untuk kepentingan yang bersifat sementara.
  • Penambahan validasi pengisian tugas tambahan kepala sekolah/lembaga atau PLT kepala sekolah/lembaga.
  • Penambahan validasi sanitasi.
  • Penambahan validasi pengisian KIP/PIP.
  • Penambahan informasi berkaitan dengan pengisian survei PTM.
  • Tambahan validasi batas minimal usia peserta didik jenjang TK adalah 4 tahun.
  • Tambahan validasi batas maksimal usia peserta didik jenjang PAUD adalah 7 tahun.
  • Penambahan validasi 72 tahun sebagai batas minimal warga belajar jenjang kesetaraan.
  • Proses kelulusan bersama tingkat akhir.

Cara Install Aplikasi Dapodik

Terdapat dua jenis cara yang dapat Anda lakukan untuk menginstalasi Dapodik, yang pertama ketika baru saja ingin mendownload Dapodik 2022 dan yang kedua untuk instalasi Dapodik versi 2022.a-SP. Keduanya dapat Anda lakukan dengan mudah.

menu download dapodik terbaru 2022
menu download dapodik terbaru 2022

Berikut langkah-langkah untuk memulai akses dan instalasi terhadap Dapodik 2022:

  1. Buka laman https://dapo.kemdikbud.go.id/unduhan melalui tab browser yang Anda gunakan.
  2. Lakukan unduhan patch 2022.a.
  3. Jika download aplikasi terbaru error, kamu dapat juga mengunduh lewat tautan patch_dapodik_2022a.exe berikut ini untuk versi terbaru yang diunggah 10 Agustus 2021.
  4. Lanjutkan dengan memproses instalasi terhadap aplikasi tersebut.
  5. Refresh browser dengan menggunakan keyboard shortcut Ctrl + F5.
  6. Lakukan login menuju aplikasi Dapodik.
  7. Masuk ke menu Pengaturan.
  8. Tekan tombol Cek Pembaruan.
  9. Periksa dan pastikan kembali bahwa penampilan aplikasi sudah menggunakan Dapodik 2022.a-SP.
  10. Klik pada pilihan Tarik Data atau Sinkronisasi kembali supaya referensi aplikasi menurunkan versi.
aplikasi installer dapodik 2022a
aplikasi installer dapodik 2022a
Sedangkan, di bawah ini merupakan tahapan dalam menginstall Dapodik 22.a:
  1. Lakukan Tarik Data atau Sinkronisasi agar dapat menurunkan referensi menuju aplikasi.
  2. Klik menu Pengaturan.
  3. Pilih kembali Cek Pembaruan.
  4. Cek atau pastikan kembali bila aplikasi sudah memanfaatkan versi 2022.a-SP.
  5. Lanjutkan dengan Tarik Data atau Sinkronisasi kembali dalam rangka mengubah referensi aplikasi menjadi turun.

Cara Update Kurikulum Sekolah Penggerak

Beberapa Sekolah Penggerak tentu membutuhkan update terhadap Kurikulum Sekolah Penggerak. Anda dapat memahami dan menerapkan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Masuk ke aplikasi Dapodik kemudian lakukan login seperti biasa.
  2. Anda pastikan bahwa layanan Program Pengajaran telah dipilih oleh Kurikulum Sekolah Penggerak, khusus Sekolah Penggerak pada jenjang SMA.
  3. Masuk ke menu Rombongan Belajar.
  4. Klik Tambah Rombongan Belajar pada tombol yang tersedia.
  5. Lakukan pengisian pada semua kolom yang terlihat. Jangan lupa untuk memilih Kurikulum Sekolah Penggerak.
  6. Tekan Simpan agar setiap perubahan yang terjadi dapat tersimpan dengan baik.

Selain itu, ada juga Sekolah Penggerak yang telah melakukan sinkronisasi Dapodik di kelas 1,4,7, dan 10. Berbagai lembaga tersebut memanfaatkan pembelajaran dari Kurikulum 2013. Bila demikian, pihak sekolah dapat mengikuti tahapan berikut:

  1. Masuklah ke menu Rombongan Belajar.
  2. Lakukan pemilihan pada tingkat 1,4,7, dan 10.
  3. Tekan tombol yang tersedia untuk menyatakan rombel dari kelas 1, 4, 7, serta 10.
  4. Pilih Peserta Didik kemudian keluarkan sebagai anggota rombongan belajar.
  5. Tekan pilihan Pembelajaran lalu hapus seluruh pembelajaran yang di kelas bersangkutan.
  6. Apabila bagian Anggota Rombel dan Pembelajaran telah kosong, Anda dapat menghapus Rombel.
  7. Anda diperkenankan membuat Rombel baru dengan memanfaatkan Kurikulum Sekolah Penggerak.

Berbagai pembaruan terhadap aplikasi Dapodik 2022 membantu proses input data aplikasi menjadi lebih lengkap. Selain itu, permasalahan yang sebelumnya mengganggu dapat dikurangi secara signifikan. Setiap instansi mampu memperoleh efektivitas dalam merangkum data dengan jumlah yang semakin banyak.

[ADS] Bottom Ads

Copyright ©

KEMDIKBUD.CO.ID