-->

[ADS] Top Ads

Mengenal Teknik Seni Cetak Dalam, Tinggi, dan Jenis-Jenisnya

Daftar isi [Tampil]

Teknik seni cetak memang tidak bisa dikatakan mudah. Karena, jenis teknik seni cetak ini sendiri cukup bervariasi. Sebelum mulai mempelajari, Anda harus memahami dan mengerti terlebih dulu apa dan bagaimana teknik seni cetak tersebut. Teknik seni cetak ini termasuk dalam kategori seni atau karya seni grafis.

teknik seni cetak
teknik seni cetak

Ada beberapa kategori dari berbagai teknik seni cetak tersebut, yang merupakan variasi dalam melakukan seni cetak tersebut. Diantaranya adalah :

1. Cetak Saring

cetak saring
cetak saring

Perama kita akan membahas cetak saring, atau yang biasa disebut screen printing. Dimana jenis cetak ini adalah salah satu seni grafis dengan cara pembuatannya menggunakan bahan screen atau layar kain ditambah lapisan bahan yang peka terhadap cahaya.


Screen tersebut ditutup desain (film) dan disinari matahari ataupun lampu dengan suhu tertentu. Jika semua langkah sudah dikerjakan maka kain dicuci dan akan muncul cetakan berlubang sesuai dengan desain yang dicetaknya.


Teknik saring ini paling umum dilakukan, salah satunya dalam pembuatan sablon. Sehingga, sering disebut cetak sablon dan menggunakan media spanduk ataupun poster dan kaos. Pelaku seninya sering menggunakan media bahan yang lentur dan halus, contohnya kain kasa.


Pelaku seni terkenal yang sering melakukan teknik ini adalah Josef Albert, Andy Warhol, Chuck Close. Seni sablon ini memang banyak sekali penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.  Sehingga, lebih sering dilakukan dibandingkan seni lainnya.

2. Cetak Tinggi

seni cetak tinggi
seni cetak tinggi

Selanjutnya masih ada cetak tinggi, jenis seni grafis berikut ini berdasarkan ketinggian sebuah medium untuk mencetaknya. Merupakan cetakan bahan yang bisa dicukil, sehingga terdapat perbedaan tinggi atau bisa juga dikatakan seperti relief. Area yang dikatakan sebagai pencetak gambar disebut dengan plat atau acuan.


Sudah dikatakan bahwa bahannya menggunakan bahan mudah dicukil, serta pada bagian permukaan yang tinggi akan dilumuri tinta cetak dengan menggunakan alat dari rol karet. Setelah itu, akan dicetak lagi dengan cara ditekan dengan tangan atau mesin cetaknya sampai membentuk gambar yang sudah dicetak sebelumnya tadi.

3. Cetak Datar

Masih ada lagi yang namanya cetak datar, yang merupakan teknik dengan unsur kimia. Teknik yang dipakai disebut sebagai litografi. Dengan prinsip klise datar, yaitu saling menerima da saking menolak antara tinta dan air. Perlakuan khusus hanya berlaku pada bagian-bagian tertentu. 

4. Kolagrafi

Berikutnya adalah seni grafis kolagrafi, merupakan jenis seni grafis dengan media kertas diletakkan di atas cetakan. Setelah itu, kertas yang dijadikan media tadi akan diarsir ataupun dicat dengan pensil dengan penuh penekanan sampai selesai. Begitu selesai, kertas diangkat dan dapat terlihat teknik ini menghasilkan objek timbul.


Bagian yang tidak masuk dalam cetakan atau gambar teknik tadi akan berbentuk cekung sesuai dengan cetakannya.

5. Cetak Stensil

Cetak stensil juga termasuk seni grafis, dimana teknik ini menggunakan seni memotong kertas lalu ditempelkan pada media cetak tersebut. Setelah itu, media cetak dicat dan disemprot dengan menggunakan cat semprot.


Cara atau teknik ini membutuhkan waktu untuk menunggu cat kering, barulah kertas dilepaskan dan terbentuklah motif yang diinginkan dan disebut stensil itu.

6. Cetak Foto

Dalam seni grafis ini ada juga namanya cetak foto. Yaitu, teknik modern menggunakan alat kamera untuk gambar cetakannya. Setelah itu, fotografi melalui dua proses antara lain pencucian film dan pencetakan foto.

7. Cetak Dalam

seni cetak dalam
seni cetak dalam
Untuk yang terakhir adalah jenis seni grafis cetak dalam, dan akan diperjelas di bawah ini secara khusus.

Seni Cetak Dalam dan Sebagainya

Ini merupakan salah satu teknik grafis yang terakhir dan disebutkan dengan teknik dalam. Dimana teknik ini merupakan seni cetak yang berlawanan dengan seni cetak menggunakan teknik cetak tinggi. Yaitu, bagian yang rendah lah yang menghasilkan cetakannya.


Teknik yang disebut dengan intaglio print ini, pembuatannya menggunakan plat aluminium atau logam. Dimana plat tersebut dibentuk dengan alat berupa benda tajam, sehingga akan menghasilkan goresan dalam. Selain logam, ternyata masih ada bahan lain yaitu akrilik ataupun seng.


Selain menggunakan benda tajam tadi, juga bisa menggunakan larutan senyawa asam nitrit. Karena, bersifat korosif terhadap logam tadi. Kedalaman yang berbeda pada media cetak yang tersedia dalam teknik ini, akan menciptakan efek gradasi dan ketebalan warna serta teksturnya yang teraplikasi pada cetakannya.


Mengenal seni cetak dalam pada sebuah teknik cetak seni grafis, merupakan pembelajaran khusus. Dimana teknik ini sendiri masih dibagi dalam beberapa kategori teknik, yaitu engraving, etching, mezzotint dan dry point.


Kesemuanya memiliki prinsip pemahaman teknik yang berbeda-beda, dengan penggunaan alat yang juga berbeda satu sama lain. Masing-masing tekniknya bahkan ditemukan oleh beberapa seniman grafis terkenal dunia. Sehingga, variasi hasil seni cetak dalam ini cukup banyak seperti yang telah dijabarkan Kemdikbud.co.id diatas.

Post a Comment

[ADS] Bottom Ads

Copyright ©

KEMDIKBUD.CO.ID