[PDF] Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 - Petunjuk Teknis Dana BOS

Belum lama ini, karena adanya beberapa perbedaan antara kebijakan BOS yang dikeluarkan pada tahun 2020 dan juknis BOS tahun sebelumnya, terjadi keributan di sektor pendidikan, dan akhirnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi mengeluarkan juknis BOS Reguler. 

Pada 6 Februari, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim secara resmi menandatangani Permendikbud No. 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler. Secara keseluruhan, isi "Permendikbud" ini tidak jauh berbeda dengan isi kebijakan BOS yang terbit beberapa waktu lalu.

permendikbud 8 tahun 2020
permendikbud 8 tahun 2020

Pertimbangan Permendikbud terhadap Juknis BOS Reguler Nomor 8 Tahun 2020 adalah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 59 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Perimbangan Dana, perlu dirumuskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Isi Permendikbud 8 Tahun 2020

Secara garis besar isi Permendikbud yaitu:

  • Sesuai dengan situasi sekolah sebenarnya, selesaikan dan perbarui Dapodik dalam batas waktu yang ditetapkan setiap tahun. 
  • Memiliki izin operasional yang berlaku bagi sekolah dan terdaftar di Dapodik;
  • Memiliki izin operasional yang berlaku untuk sekolah yang dioperasikan oleh komunitas yang terdaftar di Dapodik;
  • Dalam 3 (tiga) tahun terakhir, sedikitnya terdapat 60 (enam puluh) peserta didik; dan
  • Bukan satuan pendidikan koperasi.
  • Persyaratan jumlah siswa paling sedikit 60 (enam puluh) peserta didik dalam 3 (tiga) tahun terakhir

Besaran dana BOS yang diterima sekolah:

  1. Rp 900.000,00 (sembilan ratus ribu rupiah) per 1 (satu) orang peserta didik SD per 1 (satu) tahun;
  2. Rp 1.100.000,00 (satu juta seratus ribu rupiah) per 1 (satu) orang peserta didik SMP per 1 (satu) tahun;
  3. Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah) per 1 (satu) orang peserta didik SMA per 1 (satu) tahun;
  4. Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah) per 1 (satu) orang peserta didik SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB per 1 (satu) tahun.

Penyaluran dana BOS dalam 3 tahap dengan ketentuan

Data Dapodik per 31 Agustus merupakan tenggat waktu pendataan yang digunakan Kementerian dalam menentukan penyaluran dana BOS reguler di bidang-bidang berikut:

  1. Alokasi dana BOS Reguler untuk tahap ketiga tahun berjalan; dan
  2. Alokasi dana BOS Reguler tahap pertama dan kedua pada tahun berikutnya.
  3. Dana BOS honorarium meningkat 15% dari total penyaluran dana BOS reguler yang diterima sekolah menjadi 50%. 

Permendikbud 8 tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler mencabut Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler sebagaimana yang telah diubah beberapa kali terakhir dengan Permendikbud Nomor 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Download Dokumen Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020

Berikut link download Permendikbud no 22 tahun 2016 resmi dari web kemdikbud.go.id:

PDF Lampiran Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Download
PDF Salinan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Download