Contoh RKS Sekolah dan Daftar Susunannya

Setiap sekolah pasti menginginkan sistem dan suasana kerja yang kondusif. Hal ini akan mempengaruhi kinerja para pendidik serta anak didik yang ada di lingkungan sekolah. Untuk bisa mencapai tujuan tersebut, maka pihak sekolah membuat RKS dan juga RKAS tahunan.

Pengertian RKS

RKS atau Rencana Kerja Sekolah adalah sebuah perencanaan yang dibuat secara sistematis dengan memperhatikan kebutuhan serta keunggulan sekolah guna memperbaiki kinerja serta keluaran yang didapatkan. Contoh RKS dibawah ini juga merupakan sebuah gambaran tentang visi dan misi yang ingin dicapai sekolah dalam kurun 4 tahun ke depan. 

Contoh RKS Sekolah
Cover RKS Sekolah

Susunan RKS

  • Pendahuluan 
  • Tujuan
  • Profil Sekolah
  • Harapan 
  • Kesenjangan
  • Tantangan

Contoh RKS

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sesuai dengan perkembangan zaman, sekolah pun dituntut untuk dapat memberikan sumbangsih, baik kepada peserta didik maupun untuk lingkungan. Guna mencapai kinerja seperti yang diharapkan, maka Rencana Kerja Sekolah tahun 2020 ini diterbitkan. Tujuannya jelas, sebagai bingkai dan juga refleksi tujuan yang ingin dicapai oleh SD Negeri Banjarsari II Surakarta.

Landasan/Dasar

  1. PP No.19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  2. Permendiknas No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
  3. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Tujuan

Penentu sasaran dan rincian pengeluaran untuk mengembangkan sekolah sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang ada

Manfaat

  • Bagi Sekolah: Untuk sarana pedoman kerja agar kinerja dapat mengalami perbaikan
  • Bagi Stakeholder: Sarana penggerak peran serta masyarakat.
  • Bagi Komite Sekolah: Sarana penggerak peran paguyuban.

BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

VISI

“DISIPLIN, UNGGUL DAN BERWAWASAN LUAS."

Indikator Visi

  • Taat dengan peraturan yang berlaku
  • Mampu meraih nilai UAS paling sedikit sesuai standar nasional
  • Siswa tamat sekolah dengan persentase 100%

MISI

  • Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik
  • Menerapkan pendidikan  keterampilan dan kearifan budaya lokal
  • Meningkatkan pembinaan psikis dan fisik peserta didik.

Indikator Misi

  • Memiliki siswa yang mampu berbahasa daerah dengan baik dan benar
  • Memiliki siswa yang unggul dalam olahraga
  • Memiliki siswa yang lancar berbahasa asing

TUJUAN

  • Menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan
  • Mendorong peserta didik untuk menyukai pelajaran akademik dan non akademik
  • Mendorong peserta didik untuk mahir dalam berbagai keterampilan

BAB III KONDISI SEKOLAH/PROFIL SEKOLAH

Sekolah Dasar  Negeri Banjarsari Surakarta adalah sekolah yang masih membutuhkan perbaikan, baik di sektor akademik maupun akademik. Demi mendapatkan mutu yang lebih baik maka dibutuhkan sebuah rencana yang dapat menjadi acuan dalam belajar dan mengajar. Untuk kondisi sekolah, dapat dilihat pada halaman terlampir. 

BAB IV HARAPAN

  1. Kesiswaan: Sekolah mampu memberikan kemudahan bagi peserta didik kurang mampu serta mampu mengadakan berbagai kelas keterampilan yang berkualitas
  2. Kurikulum dan KBM: Sekolah mampu menyusun KTSP sesuai dengan peraturan menteri pendidikan nasional.
  3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah.
  4. Sarana dan Prasarana Pembelajaran: Pengelolaan fasilitas fisik untuk kegiatan ekstrakurikuler menyesuaikan dengan kondisi terkini  
  5. Keuangan dan Pembiayaan: Penciptaan usaha yang berpotensi mendatangkan pemasukan.

BAB V KESENJANGAN

  1. Kesiswaan: Belum ada program yang sesuai untuk peserta didik kurang mampu
  2. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran: Dokumen KTSP yang telah disusun belum sesuai dengan peraturan menteri pendidikan nasional.
  3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Pendidik dan tenaga kependidikan belum dapat didayagunakan dengan maksimal.
  4. Sarana dan Prasarana: Pengelolaan fasilitas fisik untuk aktivitas ekstrakurikuler  belum disesuaikan dengan perkembangan terkini siswa
  5. Keuangan dan Pembiayaan: Belum menciptakan usaha yang bisa menjadi sumber pemasukan.

BAB VI TANTANGAN

  1. Kesiswaan: Belum mempunyai donatur yang siap mendukung program untuk peserta didik yang kurang mampu.
  2. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran: Sekolah dan guru belum paham keseluruhan peraturan menteri pendidikan nasional.
  3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Guru belum memiliki biaya untuk mendapatkan gelar akademik yang lebih tinggi.
  4. Sarana dan Prasarana: Belum ada dana untuk mengembangkan fasilitas fisik untuk aktivitas ekstrakurikuler.
  5. Keuangan dan Pembiayaan: Belum tersedianya dana untuk menciptakan usaha sebagai sarana pemasukan. 

Standar pembuatan RKS sesungguhnya mengacu pada kebutuhan tiap sekolah. Sehingga setiap poin yang akan dijabarkan tentu juga merujuk pada kebutuhan sekolah. Tidak ada batasan halaman maupun panjang tiap bab, karena memang spesifik berdasarkan hal yang diperlukan.