Contoh RKS Proyek: 3 Syarat dan Cara Penyusunannya

Dalam pengadaan barang, pengelolaan proyek maupun kegiatan apapun yang membutuhkan perlengkapan harus menggunakan RKS Proyek. Cara penyusunan dan pembuatan RKS proyek juga sudah ditentukan sesuai dengan dokumen standar yang berlaku.

Pengertian RKS Proyek

RKS adalah singkatan dari Rencana Kerja dan Syarat-syarat. Umumnya, penyerahan RKS ini berbarengan dengan gambar rencana suatu proyek yang akan dikerjakan. Inti dari dokumen ini jelas adalah penjabaran mengenai proyek yang nantinya akan diselesaikan.

Komponen yang ada di dalam RKS adalah nama proyek, lokasi proyek, aturan pelaksanaan hingga keterangan lain yang dijabarkan dengan kalimat yang detail namun mudah dipahami. Selain itu, dalam contoh RKS proyek juga memuat perihal persyaratan kualitas hasil pekerjaan yang diinginkan oleh pemberi proyek.

Dokumen ini merupakan salah satu syarat penting ketika akan menjalin kerjasama dalam pengadaan barang yang harus disesuaikan dengan Standar Dokumen Pengadaan.

Setelah penyerahan RKS maka pihak rekanan harus mempelajari dengan detail dan dibutuhkan juga review, agar tidak ada kesalahan dalam penerapan pelaksanaannya. 

Pembuatan RKS tidak hanya condong kepada pihak pemberi jasa saja, tetapi juga rekanan, sebab harus menyesuaikan dengan kondisi nyata dan terkini di lingkungan terkait. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, maka pengadaan barang tidak akan menyulitkan pihak-pihak terkait.

Ketentuan Dokumen RKS

Berisikan perintah maupun landasan yang dibutuhkan pemberi jasa sehingga dapat mempersiapkan berkas penawaran agar terjadi kesinambungan dengan ketentuan dari pengguna jasa.

Selain hak, berkas ini juga berisikan tentang kewajiban serta kontrak yang berlandaskan hukum. Resiko serta persyaratan lainnya juga dimuat di dalam berkas ini.

Memuat informasi mengenai proyek yang akan dikerjakan. Hal seperti ketetapan, perubahan yang terjadi hingga informasi tambahan lainnya harus dilampirkan secara detail sehingga tidak terjadi kesalahan tafsir dan kebutuhan bisa terpenuhi.

Syarat dalam Dokumen RKS

1. Syarat Umum

Berisikan tentang persyaratan yang sudah biasa atau umum ada dalam sebuah kontrak kerjasama. Syarat umum ini terbagi menjadi dua bagian penting:

  • Ketentuan umum memuat perihal data pihak yang berkaitan dengan proyek yang akan dikerjakan serta kewajiban dan hak dari pihak-pihak tersebut. Pihak yang dimaksud dalam ketentuan ini antara lain pemberi wewenang, konsultan, pengawas hingga penyedia jasa
  • Ketentuan Administrasi memuat perihal aturan lajur administrasi yang mesti dikerjakan dalam kurun waktu pengerjaan proyek. Nantinya, ketentuan administrasi ini masih akan dibagi lagi menjadi dua yaitu keuangan dan teknis.

2. Syarat Teknis

Memuat detail persyaratan teknis dalam tiap bagian yang harus diselesaikan. Semuanya dimuat di sini mulai dari proses mempersiapkan hingga menyelesaikan tahapan akhir. 

Ketentuan teknis ini juga diuraikan dengan penjabaran tiap poin yaitu jenis dan definisi pekerjaan yang harus dilaksanakan serta jenis dan kualitas material yang akan dipakai.

3. Syarat Khusus

Sama seperti namanya, maka ketentuan khusus ini akan tercipta ketika ada kebutuhan maupun kejadian tertentu yang membutuhkan perhatian. Dalam pelaksanaan konstruksi, biasanya ketentuan khusus ini akan muncul, misalnya ketika membutuhkan penjabaran mengenai syarat teknis, material, kondisi khusus bangunan, lokasi dan lain sebagainya.

contoh dokumen rks proyek
Contoh dokumen RKS proyek

Contoh Penyusunan Dokumen RKS

  • Sampul Dokumen

Biasanya berisi tentang judul dokumen serta identitas pemberi jasa atau pemilik proyek

  • Bab Umum

Dalam bagian ini, terdapat beberapa penjelasan mengenai pemberi jasa, desain atau perencanaan lain yang berkaitan dengan proyek, persyaratan bagi pihak yang ingin berpartisipasi dalam lelang hingga model berkas penawaran yang disetujui.

  • Bab Administrasi

Bagian ini memuat semua detail administrasi yang dibutuhkan selama proyek berlangsung, baik yang menyangkut keuangan maupun teknis. Hal yang dimuat di dalam bagian ini antara lain adalah tenor penyelesaian pekerjaan, tanggal penyerahan, ketentuan pembayaran, jumlah penjaminan penawaran dan pelaksanaan.

  • BAB Teknis

Agar tidak terjadi kesimpangsiuran, maka pemberi jasa akan menguraikan perihal jenis dan penjabaran tentang pekerjaan yang harus dilakukan. Selain itu, pemberi jasa juga akan memuat tentang jenis dan kualitas material yang mereka inginkan untuk digunakan dalam proyek tersebut. Muatan lain dalam bagian teknis ini adalah tata laksana pekerjaan dan merek bahan yang digunakan.

Berikut di bawah ini adalah contoh RKS proyek dari situs Scribd secara lengkap yang terdiri dari 43 halaman. Rencana kerja dan syarat dari poryek pembangunan sebuah rumah tinggal yang dapat menjadi referensi dalam pembuatan RKS proyek sesuai dengan keperluan masing-masing.

Download Contoh RKS

Terakhir, RKS harus disusun dan dibuat dengan memperhatikan faktor yang ada di sekitar lokasi proyek. Setiap detail harus dijabarkan dengan jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa mengganggu alur penyelesaian proyek.